Kesehatan

Susu S26 Promil Gold Tahap 2 yang Bebas Gula Tambahan

Susu S26 Promil Gold Tahap 2 yang Bebas Gula TambahanPemberian susu formula dengan kandungan gula tambahan kepada anak kurang disarankan. Berbagai macam masalah dapat timbul karna kelebihan asupan gula pada anak. Guna menghindari hal tersebut sebaiknya Anda sebagai orang tua memilih susu formula yang bebas gula tambahan seperti S26 Promil Gold Tahap 2.

Jenis Gula pada Susu Formula

Apakah Anda pernah memperhatikan komposisi dan kandungan gizi pada kemasan susu formula anak Anda? coba perhatikan berapa banyak kandungan gula yang ada pada susu formula anak Anda. Jika tidak ada tulisan gula makan coba periksa kandungan sukrosa atau laktosa.

Sukrosa atau laktosa meruapakan jenis gula yang sering digunakan untuk susu formula. Meskiun sama-sama gula tetapi sukosa dan laktosa punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sukrosa merupakan gula buatan yang ditambahkan pada susu formula, terutama untuk anak usia di atas 6 bulan.

Rasa manis yang kuat pada sukrosa membuat anak sangat suka mengonsumsi gula ini. satu sendok sukrosa mengandung 17 kalori dan dapat dengan muda menyebabkan kelebihan gula. Gula yang tidak digunakan nantinya akan disimpan sebagai cadangan makanan. Hal inilah yang membuat bayi mengalami obesitas.

Laktosa merupakan gula alami yang biasa ditemukan pada susu, juga pada ASI. Menurut WHO susu formula yang baik merupakan susu yang memiliki kandungan yang sama dengan ASI seperti pada susu S26 Promil Gold Tahap 2. Karena kandungan gula pada ASI merupakan laktosa maka penggunaan laktosa pada susu formula sangat disarankan.

Manfaat Laktosa

Selain bermanfaat sebagai sumber energi untuk si kecil, laktosa juga memiliki manfaat lain. Laktosa dapat membantu memperlancar sistem pencernaan. Bakteri baik pada usus bisa berkembang biak dengan baik jika mengonsmsi laktosa sehingga mampu melawan bakteri buruk dan memperlancar pencernaan kita.

Laktosa dalam tubuh akan dipecah menjadi monosakarida berupa galaktosa, gula ini penting untuk pembentukan galaktolipid yang membentu perkembangan sel otak dan jaringan saraf. Laktosa merupakan sumber utama bayi untuk mendapatkan galaktosa, tidak seperti orang dewasa yang bisa mendapat melaui buah dan sebagainya.

Susu formula untuk bayi di bawah 6 bulan pasti menggunakan sumber gula berupa laktosa atau maltosa, tapi tidak semua susu formula untuk anak di atas 6 bulan menggunakan laktosa. Umumnya menggunakan sukrosa atau campuran (sukrosa dan laktosa). Menghilangkan laktosa dari menu harian anak sama saja mencabut bahan bakar untuk perkembangan otak anak.

Konsumsi Gula Tambahan Berlebih

Anak kecil yang gemuk memang terlihat menggemaskan, tapi tak berarti bayi tersebut sehat. Konsumsi gula tambahan yang berlebihan pada bayi bisa mengakibatkan obesitas dan menumbulkan berbagai macam penyakit. Bahkan memungkinkan untuk menderita diabetes. Mungkin terdengar aneh bayi yang mengalami penyakit diabetes, tapi hal ini benar terjadi.

Penyebab utamanya adalah konsumsi gula tambahan secara tidak sadar karena terkandung dalam susu formula. Maka dari itu mulailah cermat memilih susu formula demi kesehatan anak Anda. Gunakan lah susu seperti S26 Promil Gold Tahap 2 yang bebas dari gula tambahan.

Susu formula tanpa gula tambahan bisa Anda dapat kan di berbagai tempat yang menjual keperluan anak atau rumah tangga. Seperti pada orami.com, di Orami Anda bisa memilih susu formula untuk anak Anda dan tersedia info kandungan gizi dan komposisinya pada kolom deskripsi, sehingga Anda bisa memilih susu yang tepat untuk anak Anda.